AIC Surabaya

Senin - Jumat: 13.00 - 21.00 | Sabtu: 10.00 - 13.00

AIC Jakarta

Senin: 12.00 – 16.00 | Selasa – Jumat: 12.00 – 20.00 | Sabtu: 10.00 – 18.00

5 Fakta Mengejutkan soal Makeup Saat Wajah Berjerawat yang Perlu diKetahui

5 Fakta Mengejutkan soal Makeup Saat Wajah Berjerawat yang Perlu diKetahui

Friday, 05 Dec 2025
Ketika wajah berjerawat, banyak orang langsung menghindari makeup karena takut memperburuk kondisi kulit. Namun kenyataannya tidak, makeup untuk kulit berjerawat sebenarnya bukan larangan mutlak, melainkan tentang memilih produk yang tepat dan menerapkan teknik aplikasi yang benar.

Dermatolog di Indonesia menegaskan bahwa makeup dapat digunakan oleh penderita jerawat asalkan produknya dipilih sesuai kebutuhan kulit. Fakta-fakta dalam artikel ini didasarkan pada penelitian dermatologi dan pengalaman praktis dari para ahli kecantikan terpercaya. Dengan memahami lima fakta penting ini, kamu dapat menggunakan makeup untuk kulit berjerawat tanpa khawatir kondisi kulit semakin memburuk.

1. Penting untuk Memperhatikan Kandungan Produk

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa label "non-komedogenik" pada kemasan makeup tidak menjamin produk tersebut aman untuk semua jenis kulit berjerawat. Dermatolog menjelaskan bahwa setiap individu memiliki sensitivitas berbeda terhadap bahan kimia tertentu.

Beberapa kandungan umum dalam makeup yang dapat memicu jerawat antara lain dimethicone, talc, dan isododecane. Makeup untuk kulit berjerawat sebaiknya mengandung bahan-bahan yang lebih ringan seperti mineral powder, zinc oxide, atau titanium dioxide. Selain itu, produk dengan kandungan niacinamide atau centella asiatica justru dapat membantu menenangkan kulit yang meradang. Selalu periksa ingredients list sebelum membeli produk. Jika memungkinkan, lakukan patch test terlebih dahulu pada bagian kecil wajah untuk memastikan tidak ada reaksi negatif.

2. Skincare Sebelum Makeup Berpengaruh Besar

Tahap persiapan sebelum mengaplikasikan makeup adalah kunci kesuksesan makeup untuk kulit berjerawat. Kulit yang telah dirawat dengan skincare routine yang tepat akan lebih stabil dan kurang reaktif terhadap produk makeup. Langkah skincare sebelum makeup harus mencakup pembersihan wajah dengan gentle cleanser, penggunaan toner penenang, serum dengan bahan aktif, dan moisturizer ringan. Baru setelah itu gunakan primer berbasis silikon yang telah teruji dermatologi. Tahap ini tidak boleh dilewatkan karena kulit yang terhidrasi dengan baik akan menerima makeup dengan lebih baik dan mengurangi risiko penyumbatan pori.

Dermatolog merekomendasikan tunggu 5-10 menit setelah menutup wajah dengan moisturizer sebelum aplikasi makeup. Hal ini memberikan waktu bagi produk skincare untuk menyerap sempurna dan menciptakan base yang stabil untuk makeup.

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Perawatan Kulit Bikin Makeup Gak Bisa Nempel?

3. Makeup Bisa Memperlambat Penyembuhan Jerawat yang Meradang

Jerawat yang dalam keadaan meradang membutuhkan akses oksigen dan ventilasi yang baik untuk sembuh dengan cepat. Makeup untuk kulit berjerawat, terutama foundation yang tebal, dapat menutupi jerawat dan membatasi aliran udara ke area tersebut.

Penelitian dari Akademi Dermatologi Indonesia menunjukkan bahwa penggunaan foundation tebal pada jerawat yang meradang dapat memperpanjang proses penyembuhan hingga 1-2 minggu lebih lama. Oleh karena itu, saat jerawat sedang dalam kondisi paling parah, lebih baik gunakan makeup minimal atau berikan kesempatan kulit untuk bernafas.

Jika kamu tetap ingin menggunakan makeup pada fase ini, pilih coverage ringan seperti BB cream atau CC cream yang telah diformulasi khusus untuk kulit berjerawat. Hindari foundation berbasis minyak dan prioritaskan produk water-based atau silicon-based yang lebih breathable.

4. Kebersihan Alat Makeup Memiliki Efek Besar

Ini adalah fakta yang sering diabaikan. Kuas makeup, spons aplikator, dan alat makeup lainnya adalah tempat berkumpulnya bakteri, sel kulit mati, dan residu produk. Jika tidak dibersihkan secara rutin, alat-alat ini malah akan mentransfer bakteri ke wajah dan memperburuk jerawat.

Kebersihan alat makeup sangat penting untuk kulit berjerawat. Cuci kuas makeup minimal seminggu sekali dengan sabun lembut dan air hangat. Spons makeup seharusnya dicuci setelah setiap penggunaan. Bakteri yang menumpuk pada alat ini dapat menembus pori-pori yang sudah sensitif dan menyebabkan jerawat semakin parah.

5. Makeup Bisa Memperparah Jerawat Jika Pori Tersumbat

Penyumbatan pori adalah penyebab utama jerawat. Makeup yang tidak dipilih dengan tepat dapat menyumbat pori dan menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Makeup untuk kulit berjerawat harus memiliki kemampuan breathability yang tinggi.

Foundation dan powder yang mengandung banyak minyak mineral berat dapat mengakibatkan penyumbatan pori. Sebaliknya, produk dengan tekstur lightweight dan formula yang telah diformulasi khusus untuk kulit berjerawat dapat meminimalkan risiko ini. Produk dengan ingredient seperti salicylic acid dalam powder dapat membantu kontrol minyak tanpa membuat kulit kering.

Tips Memilih Makeup untuk Kulit Berjerawat

  • Pilih produk dengan label non-comedogenic, oil free, ringan, dan berbasis air.
  • Gunakan pelembap ringan dan primer sebelum makeup agar kulit tetap terhidrasi.
  • Hindari foundation atau bedak padat jika kulit sedang berjerawat. Gunakan BB cream, cushion, atau skin tint ringan sebagai alternatif.
  • Bersihkan wajah secara menyeluruh setelah selesai memakai makeup, gunakan makeup remover lalu facial wash.
  • Rajin cuci kuas dan alat makeup secara rutin, dan ganti produk lama sesuai masa pakai.
Baca Juga: Double Cleansing Setelah Makeup, Rahasia Kulit Bersih tanpa Jerawat dan Komedo

Kesimpulan

Menggunakan makeup untuk kulit berjerawat bukan hal yang harus dihindari. Dengan pemahaman mendalam tentang lima fakta mengejutkan ini, kamu dapat memilih dan menggunakan makeup dengan lebih bijak. Ingat, kunci utamanya adalah memilih produk yang tepat, menjaga kebersihan alat, dan selalu melepas makeup dengan sempurna setiap malam.

Jaga kesehatan kulit dengan memilih perawatan yang tepat di Acne Institute Jakarta. Memiliki dokter berpengalaman yang fokus pada penanganan jerawat aktif, bekas jerawat, dan kulit sensitif. Setiap pasien mendapatkan analisis kulit menyeluruh agar rencana perawatan lebih akurat. Acne Institute menggunakan teknologi medis terkini dan produk yang aman untuk kulit acne prone. Kamu bisa atur jadwal konsultasi di Acne Institute Jakarta melalui Whatsaap atau datang langsung ke klinik untuk penanganan yang lebih personal. Tim dokter akan membantumu menentukan treatment yang paling sesuai dengan kondisi kulit. Kulit yang lebih bersih dan sehat dapat kamu capai dengan langkah awal yang benar.

Hubungi Acne Institute Clinic untuk Dapatkan Treatment Jerawat yang Aman Bersama Dermatologist Terbaik!

Kunjungi klinik Acne Institute Jakarta dan wujudkan kulit sehat tanpa jerawat, untuk kembali tampil percaya diri setiap hari!

Artikel Terkait

Mitos dan Fakta Jerawat yang Perlu Kamu Ketahui

Ternyata jerawat dianggap sebagai salah satu dari 10 penyaki...

Tips Merawat Kulit Berjerawat Saat Hamil yang Aman untuk Janin

Kehamilan adalah masa yang penuh perubahan, termasuk perubah...

Pakai Makeup Saat Berjerawat? Boleh, Asal Tahu Tips Penting Ini!

Bagi kamu yang sedang berjuang melawan jerawat, mungkin make...

3 Hal Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Memulai Treatment Wajah di Klinik Kecantikan

Merawat kulit wajah kini sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi...

Ini Bahaya di Balik Kebiasaan Memencet Jerawat yang Perlu Diwaspadai!

Jerawat seringkali muncul di saat yang tidak diinginkan, dan...

Send Message