1. Perbedaan Berdasarkan Isi Benjolan
Jerawat aktif biasanya berisi komedo, nanah, atau cairan akibat infeksi bakteri. Sementara itu, hypertrophic acne scars tidak memiliki isi sama sekali karena merupakan jaringan parut padat.
2. Perbedaan Berdasarkan Rasa Nyeri
Jerawat aktif umumnya terasa sakit atau nyeri saat disentuh. Sebaliknya, hypertrophic scar biasanya tidak menimbulkan rasa sakit karena tidak disertai peradangan.
3. Perbedaan Berdasarkan Tekstur
Jerawat cenderung terasa lebih lunak karena berisi cairan atau komedo. Hypertrophic acne scars memiliki tekstur padat dan kenyal karena terbentuk dari jaringan kolagen yang menebal.
4. Perbedaan Berdasarkan Durasi
Jerawat aktif bersifat sementara dan dapat sembuh dalam hitungan hari atau minggu. Hypertrophic acne scars bersifat menetap dan tidak menghilang dengan sendirinya tanpa tindakan khusus.
Memahami perbedaan ini menjadi kunci utama dalam menentukan langkah perawatan yang tepat.