Ternyata jerawat dianggap sebagai salah satu dari 10 penyaki...
Mitos dan Fakta Treatment Bopeng Jerawat yang Masih Sering Disalahpahami
Bopeng jerawat sering meninggalkan luka yang lebih dalam daripada sekadar tekstur kulit. Banyak orang merasa minder tiap kali bercermin, lalu mulai berburu solusi cepat lewat internet. Bopeng jerawat atau atrophic acne scar muncul ketika proses penyembuhan luka jerawat tidak berjalan sempurna. Peradangan yang dalam merusak kolagen di lapisan dermis, sehingga kulit meninggalkan cekungan permanen. Semakin parah tingkat peradangan jerawat dan semakin lama penanganannya tertunda, semakin besar pula risiko munculnya bopeng.
Sayangnya, informasi yang beredar soal treatment bopeng jerawat tidak semuanya benar. Sebagian hanya mitos yang terus diulang tanpa dasar medis yang jelas. Artikel ini membedah mitos dan fakta seputar treatment bopeng jerawat supaya kamu bisa mengambil keputusan yang lebih tepat untuk kulitmu.
Mitos vs Fakta Treatment Bopeng Jerawat
2. Semua Jenis Bopeng Bisa Ditangani dengan Treatment yang Sama
Mitos. Rolling, boxcar, dan ice pick memiliki bentuk serta kedalaman yang berbeda. Karena itu, pemilihan treatment bopeng jerawat perlu menyesuaikan karakter scar. Secara umum, beberapa perawatan yang dapat dipertimbangkan meliputi:
- Rolling scar:subcision, microneedling, radiofrequency microneedling, atau kombinasi treatment.
- Boxcar scar:fractional laser, radiofrequency microneedling, filler, atau teknik punch pada kondisi tertentu.
- Ice pick scar:TCA CROSS atau punch technique untuk scar tertentu yang sempit dan dalam.
Literatur dermatologi menunjukkan bahwa subcision memiliki peran lebih besar pada rolling scar, sedangkan teknik seperti TCA CROSS lebih sesuai untuk beberapa ice pick scar.
4. Laser adalah Satu-satunya Solusi Paling Ampuh
Mitos. Laser memang menjadi salah satu metode yang banyak digunakan untuk memperbaiki acne scar. Laser resurfacing mendorong pembentukan kolagen dan elastin saat kulit menjalani proses penyembuhan. Namun, laser bukan satu-satunya pilihan.
Pada rolling scar yang tertarik ke bawah oleh jaringan fibrotik, misalnya, dokter dapat mempertimbangkan subcision untuk melepaskan jaringan tersebut. Depressed scar tertentu dapat memperoleh manfaat dari filler, sedangkan ice pick scar tertentu membutuhkan TCA CROSS atau punch technique. Karena satu wajah bahkan memiliki beberapa tipe scar sekaligus, kombinasi treatment sering menjadi bagian dari strategi penanganan.
Kesimpulan
Banyak mitos tentang treatment bopeng jerawat muncul karena hasil treatment setiap orang memang tidak sama. Skincare tidak selalu mampu memperbaiki bopeng dalam, laser bukan satu-satunya pilihan, treatment agresif belum tentu lebih baik, dan satu sesi tidak selalu cukup.
Tekstur kulit akibat bopeng dapat ditangani dengan pendekatan yang lebih terarah melalui treatment bopeng jerawat di Acne Institute Surabaya. Tersedia berbagai pilihan perawatan, mulai dari MRF, Fiber Laser, Laser Frax, Subcision, hingga Acne Scar Surgery yang dapat disesuaikan dengan jenis dan kedalaman scar. Setiap kondisi kulit ditangani secara personal oleh dokter berpengalaman dalam menangani jerawat dan bekas jerawat, dengan dukungan peralatan medis yang higienis serta pemantauan hasil treatment secara berkala. Hindari memilih perawatan hanya karena sedang tren.
Booking konsultasi di Acne Institute Surabaya melalui WhatsApp untuk mengetahui treatment yang sesuai dengan kondisi kulit, atau kunjungi klinik Acne Institute Surabaya. Yuk, mulai langkah untuk memperbaiki tampilan bopeng dengan treatment yang sesuai dan konsultasikan kondisi kulit bersama tim Acne Institute Surabaya sekarang juga.




