Kulit kusam sering muncul bukan hanya karena faktor usia. Ba...
Thursday, 06 Nov 2025
7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Muka Semakin Berjerawat
Jerawat yang terus bermunculan seringkali bukan disebabkan oleh kurangnya perawatan kulit, melainkan karena kebiasaan buruk yang tidak disadari. Faktanya, banyak orang yang sudah menggunakan produk perawatan mahal namun tetap mengalami masalah jerawat kronis karena mengabaikan faktor-faktor pemicu dari aktivitas sehari-hari. Penelitian dermatologi menunjukkan bahwa gaya hidup dan kebiasaan harian memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan kulit, bahkan lebih besar dari yang kita kira. Sayangnya, kebiasaan-kebiasaan ini sering dianggap sepele dan terus dilakukan tanpa disadari dampak buruknya pada kulit wajah.
Artikel ini akan mengungkap 7 kebiasaan buruk yang menjadi penyebab di balik jerawat membandel kamu, beserta solusi praktis untuk mengatasinya demi kulit yang lebih bersih dan bebas jerawat.
Artikel ini akan mengungkap 7 kebiasaan buruk yang menjadi penyebab di balik jerawat membandel kamu, beserta solusi praktis untuk mengatasinya demi kulit yang lebih bersih dan bebas jerawat.
Memencet Jerawat
Banyak orang tergoda untuk memencet jerawat agar cepat kempis. Padahal tindakan ini justru memperparah infeksi. Saat jerawat dipencet, lapisan kulit bisa robek dan bakteri menyebar ke area lain. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa kebiasaan ini membuat jerawat lebih lama sembuh dan meninggalkan bekas hitam atau bopeng.
Alih-alih memencet, gunakan obat totol jerawat yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide. Dua bahan aktif ini membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan tanpa merusak kulit.
Alih-alih memencet, gunakan obat totol jerawat yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide. Dua bahan aktif ini membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan tanpa merusak kulit.
Menggunakan Handphone dalam Keadaan Kotor
Di era digital ini, handphone hampir tidak pernah lepas dari tangan kita. Namun faktanya layar handphone bisa jadi lebih kotor dari toilet. Penelitian menunjukkan bahwa permukaan handphone mengandung ribuan bakteri yang dapat memicu jerawat.
Ketika menelepon, layar handphone yang kotor menempel langsung pada pipi dan area sekitar mulut. Area ini kemudian terpapar bakteri, minyak, dan kotoran yang menempel di handphone. Gesekan dan tekanan handphone pada kulit juga dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan iritasi.
Untuk mencegah jerawat akibat handphone kotor, biasakan membersihkan layar handphone secara rutin menggunakan tisu pembersih atau cairan desinfektan khusus elektronik. Kamu juga bisa menggunakan handsfree atau earphone saat menelepon untuk mengurangi kontak langsung antara handphone dan wajah.
Ketika menelepon, layar handphone yang kotor menempel langsung pada pipi dan area sekitar mulut. Area ini kemudian terpapar bakteri, minyak, dan kotoran yang menempel di handphone. Gesekan dan tekanan handphone pada kulit juga dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan iritasi.
Untuk mencegah jerawat akibat handphone kotor, biasakan membersihkan layar handphone secara rutin menggunakan tisu pembersih atau cairan desinfektan khusus elektronik. Kamu juga bisa menggunakan handsfree atau earphone saat menelepon untuk mengurangi kontak langsung antara handphone dan wajah.
Produk Skincare atau Makeup Salah
Menggunakan produk skincare atau makeup yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat memperburuk kondisi jerawat. Produk yang terlalu berat atau mengandung bahan komedogenik dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.
Banyak orang tergoda untuk mencoba berbagai produk skincare sekaligus tanpa mengetahui apakah produk tersebut cocok untuk kulitnya. Penggunaan produk yang mengandung alkohol berlebihan, parfum, atau bahan kimia keras dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan breakout.
Untuk kulit berjerawat, pilihlah produk dengan label non-comedogenic dan oil-free. Pastikan juga untuk melakukan patch test terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan produk baru ke seluruh wajah. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan kondisi kulit.
Banyak orang tergoda untuk mencoba berbagai produk skincare sekaligus tanpa mengetahui apakah produk tersebut cocok untuk kulitnya. Penggunaan produk yang mengandung alkohol berlebihan, parfum, atau bahan kimia keras dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan breakout.
Untuk kulit berjerawat, pilihlah produk dengan label non-comedogenic dan oil-free. Pastikan juga untuk melakukan patch test terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan produk baru ke seluruh wajah. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan kondisi kulit.
Stres dan Kurang Tidur
Stres membuat tubuh melepaskan hormon kortisol yang meningkatkan produksi minyak di kulit. Saat ditambah dengan kurang tidur, sistem imun melemah dan kulit lebih rentan terhadap peradangan. Akibatnya jerawat sulit sembuh dan mudah kambuh.
Idealnya tidur minimal tujuh jam per malam dan rutin berolahraga dapat membantu menurunkan kadar stres. Selain itu, meditasi ringan atau napas dalam sebelum tidur juga bermanfaat menjaga keseimbangan hormon.
Baca Juga: Bagaimana Kualitas Tidur Dapat Berdampak pada Kulit Berjerawat
Idealnya tidur minimal tujuh jam per malam dan rutin berolahraga dapat membantu menurunkan kadar stres. Selain itu, meditasi ringan atau napas dalam sebelum tidur juga bermanfaat menjaga keseimbangan hormon.
Baca Juga: Bagaimana Kualitas Tidur Dapat Berdampak pada Kulit Berjerawat




