SP Dynamis memiliki sejumlah aplikasi dermatologi. Untuk masalah kulit wajah, beberapa concern yang sering menjadi target treatment antara lain:
1. Jerawat Aktif dan Produksi Minyak Berlebih
Jerawat melibatkan beberapa faktor sekaligus, seperti produksi sebum berlebih, inflamasi, penyumbatan folikel, dan aktivitas Cutibacterium acnes. Laser Nd:YAG 1064 nm telah diteliti sebagai salah satu pilihan pendamping untuk jerawat.
Sebuah randomized controlled study pada laser Nd:YAG 1064 nm menemukan penurunan lesi inflamasi serta penurunan produksi sebum setelah rangkaian treatment. Namun, hasil tersebut berasal dari protokol laser tertentu sehingga tidak berarti semua pengaturan Nd:YAG akan memberikan hasil yang sama.
2. Bekas Jerawat dan Tekstur Tidak Rata
Bekas jerawat atrofi muncul ketika proses penyembuhan jerawat menyebabkan perubahan struktur kulit. Dalam kondisi ini, Er:YAG dapat membantu melakukan resurfacing sekaligus merangsang proses pembentukan jaringan baru.
Systematic review terhadap fractional Er:YAG juga menunjukkan penggunaannya pada atrophic acne scar, rejuvenasi, dan beberapa masalah pigmentasi.
3. Kemerahan Bekas Jerawat
Setelah jerawat mereda, sebagian orang masih mengalami bekas kemerahan atau post-inflammatory erythema. Karena SP Dynamis memiliki teknologi Nd:YAG dengan aplikasi vaskular, dokter dapat menilai apakah pendekatan berbasis laser sesuai untuk kondisi kemerahan tersebut.
4. Kulit Kasar dan Tampilan Pori
Tekstur kulit yang tidak rata sering terasa lebih jelas setelah jerawat sembuh. Prosedur skin resurfacing dengan Er:YAG dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperbaiki permukaan kulit dan membuat teksturnya terlihat lebih halus.