AIC Surabaya

Senin - Jumat: 13.00 - 21.00 | Sabtu: 10.00 - 13.00

AIC Jakarta

Senin: 12.00 – 16.00 | Selasa – Jumat: 12.00 – 20.00 | Sabtu: 10.00 – 18.00

Sebelum Treatment Injeksi, Cek 3 Hal Penting agar Lebih Aman

Sebelum Treatment Injeksi, Cek 3 Hal Penting agar Lebih Aman

19 hours ago

Lagi scroll media sosial, tiba-tiba muncul promo suntik jerawat murah dengan janji wajah mulus dalam sekali datang. Tergoda itu wajar. Namun treatment injeksi wajah memasukkan cairan langsung ke dalam kulit, jadi satu kesalahan kecil bisa berdampak besar.

Sebelum menjalani treatment injeksi wajah, ada hal yang jauh lebih penting daripada mengikuti tren atau tergiur hasil yang terlihat cepat. Perlu memastikan apakah treatment memang sesuai indikasi, produk yang digunakan jelas dan asli, serta dokter memiliki pengalaman yang memadai. Kesalahan memilih treatment, produk, atau tenaga medis dapat meningkatkan risiko efek samping dan membuat hasilnya tidak sesuai harapan.

Mengapa Treatment Injeksi Wajah Perlu Pertimbangan Lebih Matang?

Jarum menembus lapisan kulit, jadi risiko infeksi, alergi, dan peradangan lebih tinggi dibanding skincare. Tidak semua injeksi cocok untuk semua masalah kulit juga. Hasil yang baik butuh tiga hal sekaligus: treatment yang tepat sasaran, produk yang aman, dan dokter yang terlatih. Kalau satu saja bermasalah, uangmu bisa terbuang, bahkan kulitmu bisa bermasalah baru. Artinya, suntik jerawat bukan treatment yang otomatis cocok untuk setiap jerawat. Karena itu, jangan menilai treatment injeksi wajah hanya berdasarkan popularitasnya. Pertimbangkan tiga hal berikut sebelum memutuskan menjalani prosedur.

1. Pastikan Ada Indikasi yang Jelas Sebelum Melakukan Treatment Injeksi

Indikasi berarti ada alasan medis yang membuat treatment itu layak dilakukan. Pedoman American Academy of Dermatology (AAD) tahun 2024 menyebut suntikan kortikosteroid intralesi bisa menjadi treatment tambahan untuk papul atau nodul jerawat yang lebih besar. Jadi, suntik jerawat umumnya cocok untuk:

  • Jerawat besar, dalam, dan nyeri (nodul atau kista).
  • Jerawat meradang yang lambat membaik dengan obat oles atau obat minum.
  • Kondisi kulit yang sudah dokter periksa langsung, bukan hasil self-diagnosis.

Sekarang banyak klinik menawarkan treatment lain untuk jerawat, padahal belum tentu tepat sasaran:

  • PRP:umumnya dikenal untuk peremajaan kulit dan perbaikan bekas jerawat, bukan untuk meredakan jerawat aktif.
  • Exosome:FDA (regulator obat Amerika Serikat) menyatakan belum ada produk exosome yang mereka setujui. Lembaga itu juga mengumumkan peringatan setelah pasien mengalami efek samping serius akibat produk berlabel exosome yang tidak berizin.
  • Salmon DNA (polynucleotide):lebih relevan untuk kualitas dan hidrasi kulit, bukan untuk mengobati jerawat.

Treatment di atas bukan berarti tidak berguna sama sekali. Masalahnya, tujuannya berbeda dari mengatasi jerawat aktif. Saat konsultasi, ajukan tiga pertanyaan ini:

  • "Apa diagnosis kulitku?"
  • "Kenapa treatment ini yang kamu pilih?"
  • "Adakah alternatif yang lebih sederhana?"

2. Pastikan Produk Injeksi Asli dan Jelas Asal-usulnya

Produk injeksi masuk ke jaringan kulit. Kalau palsu atau tidak jelas asalnya, risikonya meliputi alergi, infeksi, benjolan, sampai kerusakan jaringan. Hasilnya pun tidak bisa kamu prediksi karena kandungannya tidak jelas.

Langkah pengecekannya sederhana:

  • Cek izin edar di BPOM.Buka cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile, lalu cari lewat nomor registrasi, merek, atau nama produk. Produk yang terdaftar akan menampilkan nomor registrasi, nama produk, dan perusahaan pendaftarnya.
  • Terapkan CeKLIK.BPOM mengampanyekan CeKLIK, yaitu cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa.
  • Minta dokter membuka kemasan di depanmu,lengkap dengan segel dan nomor batch.
  • Waspadai harga jauh di bawah pasaran.Produk asli punya harga produksi, jadi diskon tidak wajar patut dicurigai.

3. Pilih Dokter yang Berpengalaman Melakukan Treatment Injeksi

Teknik penyuntikan, kedalaman jarum, dan dosis menentukan hasil sekaligus keamanan. Dokter yang kurang berpengalaman bisa salah menilai kondisi kulit atau salah menyuntik, sehingga kulit menipis atau cekung, warnanya berubah, atau muncul bekas baru. Penanganan efek samping pun bisa terlambat.

Perhatikan tanda-tanda dokter yang bisa kamu percaya:

  • Punya STR dan SIP, dan kliniknya berizin.
  • Memeriksa kulit dan menanyakan riwayat kesehatanmu sebelum menawarkan treatment.
  • Menjelaskan manfaat, risiko, dan biaya secara terbuka, lalu meminta persetujuanmu.
  • Menyiapkan rencana penanganan kalau muncul efek samping.
  • Tidak menjanjikan hasil instan atau 100% sempurna.

Red Flag yang Sebaiknya Diperhatikan Sebelum Treatment Injeksi

Berhati-hati jika menemukan beberapa kondisi berikut:

  • Treatment langsung dilakukan tanpa pemeriksaan kondisi kulit.
  • Tidak ada penjelasan mengenai alasan memilih treatment.
  • Semua masalah kulit mendapat rekomendasi injeksi yang sama.
  • Produk yang digunakan tidak memiliki identitas yang jelas.
  • Kemasan produk tidak boleh dilihat.
  • Hasil treatment dijanjikan pasti atau instan.
  • Risiko dan efek samping tidak dijelaskan.
  • Prosedur dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kompetensi medis yang sesuai.

Konsultasi sebelum treatment bukan formalitas. Tahap tersebut membantu menentukan apakah prosedur benar-benar diperlukan.

Checklist Sebelum Melakukan Treatment Injeksi Wajah

Sebelum memutuskan treatment, ingat tiga poin sederhana berikut:

  1. Cek indikasinya.Pastikan masalah kulit memang membutuhkan treatment tersebut.
  2. Cek produknya.Ketahui merek, kandungan, keaslian, dan legalitas produk.
  3. Cek dokternya.Pilih dokter yang memahami indikasi, anatomi, teknik injeksi, serta cara menangani komplikasi.

Kesimpulan

Keamanan treatment injeksi wajah tidak hanya bergantung pada jarum atau teknik penyuntikan. Keputusan yang tepat justru dimulai sebelum prosedur dilakukan. Pastikan ada indikasi yang jelas, produk yang digunakan memiliki asal-usul yang dapat dipertanggungjawabkan, serta dokter mempunyai kompetensi dan pengalaman yang sesuai.

Termasuk ketika mempertimbangkan suntik jerawat, jangan mengikuti treatment hanya karena sedang ramai dibicarakan. Jangan asal melakukan treatment injeksi hanya karena sedang populer. Untuk jerawat yang meradang dan membutuhkan penanganan lebih terarah, konsultasikan kondisi kulit terlebih dahulu di Acne Institute Surabaya agar dokter dapat menentukan apakah treatment injeksi jerawat memang sesuai dengan indikasi. Klinik kami juga menyediakan pilihan Acne Solution seperti Acne Control Injection dan Acne Injection yang dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Untuk booking konsultasi, hubungi WhatsApp atau kunjungi langsung Acne Institute Surabaya. Mulai langkah yang lebih tepat untuk mengontrol jerawat dengan treatment yang sesuai kebutuhan kulit.

Hubungi Acne Institute Clinic Surabaya untuk Dapatkan Treatment Atasi Permasalahan Kulitmu!

Kunjungi klinik Acne Institute di Surabaya atau Jakarta dan wujudkan kulit sehat tanpa bekas jerawat, untuk kembali tampil percaya diri setiap hari!

Artikel Terkait

3 Hal Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Memulai Treatment Wajah di Klinik Kecantikan

Merawat kulit wajah kini sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi...

Waktu Ideal untuk Treatment Bekas Jerawat agar Hasil Lebih Optimal

Bekas jerawat sering menjadi masalah lanjutan yang tidak kal...

Treatment Skin Booster dan Sheet Mask Semalaman, Mana yang Lebih Efektif?

Kulit terasa lembap setelah sheet mask belum tentu menandaka...

Treatment di Acne Institute untuk Hilangkan Keloid, Kulit Lebih Halus Tanpa Minder

Bekas luka yang tumbuh menonjol, melebar, dan terkadang berw...

Kulit Cerah Instan dengan BB Glow? Simak Risiko dan Alternatif Treatment yang Lebih Aman

Memiliki kulit wajah yang cerah dan glowing menjadi keingina...