Sudah menjalani treatment bukan berarti kulit bisa langsung kembali ke rutinitas seperti biasa. Hindari beberapa kebiasaan berikut selama masa pemulihan.
1. Langsung Menggunakan Makeup
Kulit memerlukan waktu untuk pulih setelah beberapa jenis prosedur. Karena itu, dokter dapat menyarankan untuk tidak memakai makeup setidaknya selama 24 jam atau lebih, tergantung treatment yang dilakukan.
Setelah prosedur untuk acne scars, dokter mungkin meminta pasien menghentikan penggunaan makeup selama beberapa hari. Pada chemical peel, waktunya juga berbeda. Cleveland Clinic mencatat makeup digunakan lebih cepat setelah light peel, tetapi medium dan deep peel membutuhkan jeda yang lebih panjang. Jadi, ikuti arahan dokter sebelum kembali memakai makeup.
2. Menyentuh, Memencet, atau Mengelupas Kulit
Prinsip sederhana yang perlu diingat setelah treatment adalah don't pick, don't squeeze, don't peel. Hindari memencet jerawat, menarik kulit yang mengelupas, atau terlalu sering menyentuh wajah. Gesekan dan trauma tambahan dapat memperparah inflamasi. Pada kulit yang sedang memulih, kebiasaan tersebut juga berpotensi meningkatkan risiko luka, infeksi, dan perubahan warna kulit setelah peradangan.
3. Langsung Memakai AHA, BHA, atau Retinol
Jangan terburu-buru kembali memakai skincare aktif setelah treatment. AHA, BHA, retinol, dan berbagai bahan eksfoliasi terasa terlalu kuat ketika kondisi kulit masih sensitif. AAD menyebut retinoid dan glycolic acid sebagai bahan yang perlu dihentikan sebelum beberapa prosedur laser. Cleveland Clinic juga mengingatkan bahwa penggunaan retinol atau acne cleanser terlalu dekat dengan chemical peeling dapat meningkatkan iritasi.
4. Menggosok Wajah Terlalu Kuat
Scrub, cleansing brush, atau mengeringkan wajah dengan menggosok handuk sebaiknya tidak dilakukan selama kulit masih sensitif. Gunakan gerakan lembut ketika membersihkan wajah. Setelah itu, tepuk kulit perlahan menggunakan handuk bersih jika memang dokter sudah memperbolehkan rutinitas mencuci wajah seperti biasa.
5. Mengabaikan Sunscreen
Paparan ultraviolet perlu diperhatikan lebih saat kulit menjalani masa pemulihan. Paparan matahari setelah treatment membuat area yang mendapat tindakan menjadi lebih gelap. Gunakan sunscreen broad spectrum, water resistant, dengan SPF 30 atau lebih pada kulit yang sudah boleh menggunakan sunscreen. Selain sunscreen, batasi paparan matahari langsung sesuai petunjuk dokter.
6. Mencoba Banyak Skincare Baru
Setelah treatment bukan waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan serum, toner, atau krim baru secara bersamaan. Semakin banyak produk yang digunakan, semakin sulit mengetahui produk mana yang memicu reaksi jika kulit tiba-tiba terasa perih atau kemerahan. Prioritaskan rutinitas sederhana sesuai rekomendasi dokter.
7. Terpapar Panas dan Keringat Berlebihan
Olahraga berat, sauna, mandi menggunakan air terlalu panas, atau aktivitas yang membuat wajah sangat berkeringat dapat menambah rasa tidak nyaman pada kulit setelah prosedur tertentu. Batas aktivitas berbeda pada setiap treatment. Karena itu, tanyakan kepada dokter kapan tubuh sudah boleh kembali melakukan aktivitas tersebut.