Bekas jerawat dapat menjadi masalah kulit yang mengganggu ke...
Macular Scars, Bekas Jerawat PIE dan PIH yang Bisa Bertahan Berbulan-bulan
Jerawat sudah kempes, tetapi bekas merah atau kecokelatan masih terlihat jelas di wajah? Kondisi ini sering dianggap sebagai bopeng atau scar permanen. Padahal, perubahan warna datar setelah jerawat lebih sering berkaitan dengan post-inflammatory erythema (PIE) dan post-inflammatory hyperpigmentation (PIH).
Istilah Macular Scars juga kerap digunakan untuk menggambarkan bekas jerawat datar yang menunjukkan perubahan warna. Namun secara medis, perubahan warna seperti PIE dan PIH berbeda dari acne scar yang menyebabkan perubahan volume atau tekstur kulit. Artikel ini akan membahas apa itu macular scars, kenapa bekas ini bertahan lama, dan cara paling tepat untuk menanganinya.
Perbedaan PIE dan PIH yang Perlu Dikenali
Macular scars terbagi menjadi dua jenis utama:
- PIE (Post-Inflammatory Erythema): bekas berwarna merah, pink, atau keunguan akibat pembuluh darah kapiler yang melebar setelah peradangan jerawat. Bekas ini lebih terlihat jelas pada kulit terang.
- PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation): bekas berwarna coklat muda hingga coklat tua atau keabu-abuan akibat produksi melanin berlebih. Menurut DermNet, kondisi ini lebih sering dan lebih intens muncul pada kulit dengan tipe Fitzpatrick III hingga VI, alias kulit medium hingga gelap.
Cara mudah membedakan keduanya adalah dengan menekan area bekas jerawat. Jika warnanya memudar saat ditekan lalu kembali merah setelah dilepas, tandanya itu PIE. Jika warnanya tetap sama saat ditekan, itu tandanya PIH.
Mengapa Bekas Jerawat PIE dan PIH Susah Hilang?
Ada beberapa alasan mengapa bekas jerawat PIE dan PIH susah hilang, bahkan ketika jerawat aktif sudah tidak terlihat. Kulit membutuhkan waktu untuk memulihkan perubahan pembuluh darah maupun mengurangi kelebihan pigmen yang terbentuk akibat inflamasi. Beberapa faktor juga dapat membuat bekas semakin lama bertahan:
- Jerawat mengalami inflamasi cukup berat
- Jerawat sering dipencet atau dikorek
- Jerawat baru terus muncul pada area yang sama
- Kulit sering mengalami iritasi
- Paparan sinar ultraviolet memperburuk pigmentasi
- Penanganan tidak sesuai dengan jenis bekas jerawat
Tips Mencegah Macular Scars Sejak Awal
Langkah utama bukan hanya mengatasi bekasnya, tetapi juga mencegah inflamasi baru. Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu:
- Tangani jerawat sejak fase awal
- Hindari memencet jerawat
- Gunakan skincare yang tidak memicu iritasi berlebihan
- Gunakan sunscreen broad spectrum minimal SPF 30 saat beraktivitas di luar
- Hindari terlalu sering mengganti produk acne treatment
- Kendalikan jerawat yang terus berulang
AAD merekomendasikan sunscreen broad spectrum, water resistant dengan SPF 30 atau lebih untuk membantu melindungi kulit dari paparan ultraviolet.
Kesimpulan
Macular Scars, PIE, dan PIH sering terlihat seperti bekas jerawat yang tidak kunjung hilang karena perubahan warna dapat bertahan selama berbulan-bulan. PIE lebih berkaitan dengan kemerahan, sedangkan PIH berkaitan dengan peningkatan pigmentasi. Keduanya perlu dibedakan dari acne scar seperti rolling, boxcar, dan ice pick yang menyebabkan perubahan tekstur kulit. Jika bekas jerawat PIE dan PIH susah hilang setelah berbulan-bulan atau muncul bersama bopeng, pertimbangkan konsultasi dengan dokter kulit.
Bekas jerawat merah atau kecokelatan yang bertahan berbulan-bulan tidak perlu ditangani dengan treatment secara asal. Konsultasikan kondisi kulit di Acne Institute Jakarta untuk mengetahui jenis bekas jerawat dan menentukan perawatan yang sesuai. Untuk booking konsultasi, hubungi WhatsApp atau langsung kunjungi Acne Institute Jakarta. Mulai dari pemeriksaan yang tepat agar PIE, PIH, jerawat aktif, maupun bekas jerawat lainnya dapat ditangani secara lebih terarah sesuai kebutuhan kulit.




