Acne Institute Jakarta memiliki beberapa treatment yang dapat dokter sesuaikan dengan masalah utama kulit. Tiga di antaranya adalah Chemical Peeling, Vbeam Laser, dan SP Dynamis.
Chemical Peeling untuk Komedo dan Masalah Permukaan Kulit
Chemical Peeling merupakan prosedur eksfoliasi medis menggunakan larutan tertentu untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan menangani masalah pada permukaan kulit. AAD menyebut chemical peel sebagai salah satu prosedur yang dapat membantu acne dengan mengangkat sel kulit mati dan minyak berlebih yang menyumbat pori. Di Acne Institute, jenis peeling menyesuaikan kebutuhan kulit, antara lain:
- Pigment Peel, untuk membantu menyamarkan hiperpigmentasi dan meratakan warna kulit.
- Comedo Peel, untuk membantu membersihkan komedo, pori tersumbat, serta mengontrol minyak berlebih.
- Unique Peel, untuk membantu mencegah terbentuknya komedo sesuai evaluasi dokter.
Chemical Peeling dapat menjadi pilihan untuk kulit kusam, komedo, acne ringan, atau kulit yang membutuhkan eksfoliasi. Namun, hasil sangat bergantung pada jenis dan kekuatan peeling yang digunakan. Karena itu, evaluasi dokter tetap penting.
Vbeam Laser untuk Jerawat Meradang dan Bekas Merah
Jerawat yang merah dan meradang membutuhkan pendekatan berbeda dari komedo. Vbeam Laser menggunakan teknologi Pulsed Dye Laser atau PDL yang menargetkan pembuluh darah penyebab tampilan kemerahan. Treatment ini dapat membantu mengurangi PIE atau bekas merah jerawat, kemerahan kulit, serta inflamasi.
Penelitian terkontrol pada pasien dengan inflammatory acne menunjukkan PDL dapat membantu mengurangi lesi inflamasi. Studi lain juga meneliti laser PDL 595 nm untuk menangani kemerahan yang muncul setelah acne. Di Acne Institute, Vbeam dapat dipertimbangkan untuk:
- jerawat yang masih meradang
- bekas merah jerawat atau PIE
- kemerahan pada wajah
- beberapa kondisi pembuluh darah kulit sesuai indikasi dokter
Keunggulan lainnya adalah prosedurnya relatif nyaman dan memiliki downtime minimal, meski respons setiap kulit tetap berbeda.
SP Dynamis untuk Jerawat Mendem dan Bopeng
Jika masalahnya tidak hanya berada di permukaan kulit, dokter dapat mempertimbangkan SP Dynamis. SP Dynamis menggunakan dua panjang gelombang laser, yaitu Nd:YAG 1064 nm dan Er:YAG 2940 nm. Menurut Fotona sebagai produsen teknologi tersebut, Nd:YAG mampu mencapai lapisan kulit yang lebih dalam, sedangkan Er:YAG bekerja pada area permukaan dan tekstur kulit.
Pada treatment acne, teknologi Nd:YAG dapat digunakan untuk menargetkan area yang lebih dalam dan membantu menangani jerawat aktif. Sementara itu, Er:YAG banyak digunakan dalam resurfacing untuk membantu memperbaiki tekstur dan acne scar.
Di Acne Institute, SP Dynamis terdiri dari SP1 hingga SP4. Perbedaannya bukan terletak pada mesin, tetapi pada cakupan area dan jumlah tindakan yang dokter sesuaikan dengan kebutuhan kulit. Treatment ini dapat membantu:
- mengontrol produksi minyak
- mengurangi inflamasi jerawat
- menangani jerawat mendem
- memudarkan kemerahan setelah jerawat
- memperbaiki tekstur kulit dan scar
Dengan demikian, SP Dynamis dapat menjadi salah satu pilihan ketika jerawat aktif dan bekasnya muncul bersamaan.