Tidak semua jerawat membutuhkan pendekatan yang sama. Salah memilih perawatan justru berpotensi membuat kulit semakin kering, iritasi, atau meradang.
Komedo
Komedo terbentuk ketika pori tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati. Blackhead dan whitehead termasuk dalam kategori jerawat noninflamasi. Perawatan biasanya berfokus pada menjaga pori tetap bersih dan mengatur pergantian sel kulit.
Jerawat Meradang
Papul dan pustul menunjukkan adanya proses inflamasi. Kondisi ini membutuhkan pendekatan yang bukan hanya mengatasi penyumbatan pori, tetapi juga membantu mengontrol peradangan.
Jerawat Nodul atau Kistik
Jerawat jenis ini berkembang lebih dalam di bawah permukaan kulit dan sering terasa sakit. Risiko meninggalkan scar juga lebih tinggi sehingga pemeriksaan dokter kulit menjadi semakin penting.
Panduan dari dermatologi merekomendasikan beberapa pilihan terapi jerawat berdasarkan kondisi pasien, termasuk benzoyl peroxide, retinoid topikal, salicylic acid, dan azelaic acid. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat mempertimbangkan pengobatan sistemik. Karena kebutuhan setiap kulit berbeda, pemilihan terapi sebaiknya mempertimbangkan jenis jerawat, tingkat keparahan, toleransi kulit, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.