Setelah Treatment, Hindari Kesalahan Ini agar Kulit Tidak Iritasi
11 hours ago

Setelah Treatment, Hindari Kesalahan Ini agar Kulit Tidak Iritasi

Treatment wajah sering menjadi pilihan untuk membantu mengatasi jerawat, bekas jerawat, tekstur kulit, hingga berbagai masalah kulit lainnya. Namun, perawatan tidak berhenti ketika prosedur di klinik selesai. Kondisi kulit setelah treatment justru membutuhkan perhatian khusus agar proses pemulihan berjalan dengan baik.

Beberapa tindakan dapat membuat kulit lebih sensitif untuk sementara. Kemerahan, rasa hangat, kering, atau sedikit mengelupas juga dapat muncul tergantung jenis treatment yang dilakukan. Karena itu, perawatan setelah treatment wajah perlu mengikuti kondisi kulit dan petunjuk dokter. Yuk, kenali kesalahan yang paling sering terjadi dan cara menghindarinya.

Mengapa Kulit Lebih Sensitif Setelah Treatment Wajah?

Beberapa prosedur seperti chemical peeling, laser, atau treatment untuk bekas jerawat bekerja dengan memberikan stimulasi tertentu pada lapisan kulit. Selama proses pemulihan, kulit dapat menjadi lebih mudah bereaksi terhadap produk skincare, sinar matahari, gesekan, dan suhu panas.

Light peel dapat menimbulkan kemerahan dan pengelupasan selama sekitar tiga sampai tujuh hari, sedangkan prosedur yang lebih dalam membutuhkan waktu lebih lama. Artinya, tidak semua kulit memerlukan aturan aftercare yang sama. Jenis treatment, kondisi awal kulit, serta respons setiap orang ikut menentukan perawatan setelah treatment wajah yang tepat.

7 Kesalahan Setelah Treatment Wajah yang Bisa Memicu Iritasi

Sudah menjalani treatment bukan berarti kulit bisa langsung kembali ke rutinitas seperti biasa. Hindari beberapa kebiasaan berikut selama masa pemulihan.

1. Langsung Menggunakan Makeup

Kulit memerlukan waktu untuk pulih setelah beberapa jenis prosedur. Karena itu, dokter dapat menyarankan untuk tidak memakai makeup setidaknya selama 24 jam atau lebih, tergantung treatment yang dilakukan.

Setelah prosedur untuk acne scars, dokter mungkin meminta pasien menghentikan penggunaan makeup selama beberapa hari. Pada chemical peel, waktunya juga berbeda. Cleveland Clinic mencatat makeup digunakan lebih cepat setelah light peel, tetapi medium dan deep peel membutuhkan jeda yang lebih panjang. Jadi, ikuti arahan dokter sebelum kembali memakai makeup.

2. Menyentuh, Memencet, atau Mengelupas Kulit

Prinsip sederhana yang perlu diingat setelah treatment adalah don't pick, don't squeeze, don't peel. Hindari memencet jerawat, menarik kulit yang mengelupas, atau terlalu sering menyentuh wajah. Gesekan dan trauma tambahan dapat memperparah inflamasi. Pada kulit yang sedang memulih, kebiasaan tersebut juga berpotensi meningkatkan risiko luka, infeksi, dan perubahan warna kulit setelah peradangan.

3. Langsung Memakai AHA, BHA, atau Retinol

Jangan terburu-buru kembali memakai skincare aktif setelah treatment. AHA, BHA, retinol, dan berbagai bahan eksfoliasi terasa terlalu kuat ketika kondisi kulit masih sensitif. AAD menyebut retinoid dan glycolic acid sebagai bahan yang perlu dihentikan sebelum beberapa prosedur laser. Cleveland Clinic juga mengingatkan bahwa penggunaan retinol atau acne cleanser terlalu dekat dengan chemical peeling dapat meningkatkan iritasi.

4. Menggosok Wajah Terlalu Kuat

Scrub, cleansing brush, atau mengeringkan wajah dengan menggosok handuk sebaiknya tidak dilakukan selama kulit masih sensitif. Gunakan gerakan lembut ketika membersihkan wajah. Setelah itu, tepuk kulit perlahan menggunakan handuk bersih jika memang dokter sudah memperbolehkan rutinitas mencuci wajah seperti biasa.

5. Mengabaikan Sunscreen

Paparan ultraviolet perlu diperhatikan lebih saat kulit menjalani masa pemulihan. Paparan matahari setelah treatment membuat area yang mendapat tindakan menjadi lebih gelap. Gunakan sunscreen broad spectrum, water resistant, dengan SPF 30 atau lebih pada kulit yang sudah boleh menggunakan sunscreen. Selain sunscreen, batasi paparan matahari langsung sesuai petunjuk dokter.

6. Mencoba Banyak Skincare Baru

Setelah treatment bukan waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan serum, toner, atau krim baru secara bersamaan. Semakin banyak produk yang digunakan, semakin sulit mengetahui produk mana yang memicu reaksi jika kulit tiba-tiba terasa perih atau kemerahan. Prioritaskan rutinitas sederhana sesuai rekomendasi dokter.

7. Terpapar Panas dan Keringat Berlebihan

Olahraga berat, sauna, mandi menggunakan air terlalu panas, atau aktivitas yang membuat wajah sangat berkeringat dapat menambah rasa tidak nyaman pada kulit setelah prosedur tertentu. Batas aktivitas berbeda pada setiap treatment. Karena itu, tanyakan kepada dokter kapan tubuh sudah boleh kembali melakukan aktivitas tersebut.

Skincare yang Sebaiknya Digunakan Setelah Treatment Wajah

Prinsip perawatan setelah treatment wajah adalah menjaga rutinitas tetap sederhana selama kulit belum pulih.

Beberapa produk yang umumnya menjadi fokus antara lain:

  • Gentle cleanser, untuk membersihkan wajah tanpa gesekan berlebihan.
  • Moisturizer, untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
  • Sunscreen, terutama ketika kulit sudah boleh menggunakan produk tersebut.
  • Produk soothing, jika dokter merekomendasikannya.
  • Skincare khusus pascatreatment, sesuai jenis prosedur dan kondisi kulit.

Tidak perlu menambahkan banyak produk hanya karena ingin kulit pulih lebih cepat. Rutinitas yang terlalu kompleks justru dapat meningkatkan kemungkinan iritasi.

Berapa Lama Harus Menghindari Bahan Aktif Setelah Treatment?

Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang. Jeda biasanya berkisar dari beberapa hari sampai lebih dari satu minggu, tergantung jenis treatment, kedalaman tindakan, dan kondisi kulitmu. Peeling dan laser umumnya menuntut jeda lebih panjang dibanding facial ringan.

Beberapa tanda kulitmu siap kembali memakai bahan aktif:

  • Kemerahan sudah reda.
  • Kulit tidak lagi perih saat kena produk.
  • Proses pengelupasan sudah selesai.

Saat mulai kembali, pakai bertahap dengan frekuensi rendah dulu. Kalau ragu, tanyakan langsung ke dokter yang menanganimu.

Kesimpulan

Hasil treatment tidak berhenti di ruang tindakan. Perawatan setelah treatment wajah ikut menentukan apakah kulitmu pulih mulus atau malah iritasi. Ingat tiga hal utama: tahan makeup 24 jam pertama, jangan sentuh dan pencet kulit, serta tunda bahan aktif sampai kulit siap. Lengkapi dengan sunscreen setiap hari.

Bagi yang sedang menghadapi jerawat dan ingin menentukan acne treatment sesuai kondisi kulit, Acne Institute Surabaya menyediakan perawatan jerawat dan bekas jerawat dengan dukungan dokter spesialis serta pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Acne Institute juga memiliki pilihan Acne Solution dan Acne Scars Solution, sehingga pemilihan treatment bisa menyesuaikan dengan masalah kulit yang ingin ditangani. Booking konsultasi melalui WhatsApp atau kunjungi langsung klinik Acne Institute Surabaya.

Hubungi Acne Institute Clinic Surabaya untuk Dapatkan Treatment Atasi Permasalahan Kulitmu!

Kunjungi klinik Acne Institute di Surabaya atau Jakarta dan wujudkan kulit sehat tanpa bekas jerawat, untuk kembali tampil percaya diri setiap hari!