4. Dermatitis Kontak, Ruam Merah yang Mirip Jerawat Tersebar
Dermatitis kontak adalah reaksi kulit akibat paparan bahan pemicu iritasi atau alergi. Kondisi ini bisa tampak seperti ruam merah, bintil kecil, gatal, perih, atau kulit kering mengelupas. Pada wajah, dermatitis kontak bisa muncul setelah memakai skincare baru, makeup, sunscreen, parfum, hair product, atau masker tertentu.
Berbeda dari jerawat, dermatitis kontak biasanya lebih terasa gatal atau perih, menyebar di area yang terkena produk, dan muncul setelah kontak dengan pemicu tertentu. Jika tetap dipaksa memakai bahan aktif seperti retinoid, AHA, BHA, atau benzoyl peroxide saat kulit sedang iritasi, keluhan bisa semakin berat.
5. Keratosis Pilaris, Tekstur Kasar di Pipi atau Lengan yang Sering Disalahartikan
Keratosis pilaris adalah kondisi genetik di mana keratin menumpuk di folikel rambut, menciptakan benjolan kecil berwarna merah muda atau putih yang terasa seperti ampelas. Kondisi ini paling sering muncul di bagian atas lengan, paha, dan terkadang pipi, sehingga sering dikira jerawat kecil-kecil.
Keratosis pilaris tidak meradang, tidak nyeri, dan tidak berisi nanah. Kondisinya bersifat kronik namun tidak berbahaya. Perawatannya berfokus pada pelembap intensif dan eksfoliasi kimia ringan (AHA/BHA), bukan produk anti-jerawat yang justru bisa membuat kulit semakin kering dan iritasi.